
Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang menjadi sumber utama ajaran agama. Di dalamnya terdapat petunjuk hidup, hukum-hukum syariat, kisah para nabi, hingga pedoman akhlak bagi manusia. Namun, masih banyak yang bertanya: sebenarnya dalam Al-Qur’an ada berapa jumlah surat dan ayat?
Pertanyaan ini bukan hanya penting dari sisi pengetahuan, tetapi juga berkaitan dengan pemahaman terhadap struktur Al-Qur’an itu sendiri. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap jumlah surat dan ayat dalam Al-Qur’an, perbedaan pendapat ulama, serta dalil dari Al-Qur’an dan hadits.
Pengertian Al-Qur’an
Secara bahasa, Al-Qur’an berarti “bacaan” atau sesuatu yang dibaca. Sedangkan secara istilah, Al-Qur’an adalah kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui malaikat Jibril, diriwayatkan secara mutawatir, dan membacanya merupakan ibadah.
Allah SWT berfirman:
إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus.”
(QS. Al-Isra: 9)
Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang sempurna bagi manusia.
Jumlah Surat dalam Al-Qur’an
Para ulama sepakat bahwa jumlah surat dalam Al-Qur’an adalah:
114 Surat
Dimulai dari:
- Surat Al-Fatihah (pembuka)
- Hingga Surat An-Nas (penutup)
Pembagian ini telah disepakati oleh seluruh ulama sejak masa sahabat hingga sekarang.
Dalil Tentang Adanya Surat dalam Al-Qur’an
Allah SWT menyebutkan istilah “surat” dalam Al-Qur’an, di antaranya:
سُورَةٌ أَنزَلْنَاهَا وَفَرَضْنَاهَا
“Ini adalah satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukumnya).”
(QS. An-Nur: 1)
Ayat ini menjadi bukti bahwa Al-Qur’an terdiri dari bagian-bagian yang disebut surat.
Selain itu, Allah juga berfirman:
فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِثْلِهِ
“Maka buatlah satu surat semisal dengannya (Al-Qur’an).”
(QS. Al-Baqarah: 23)
Ayat ini menunjukkan bahwa struktur surat dalam Al-Qur’an memiliki keistimewaan yang tidak bisa ditandingi manusia.
Jumlah Ayat dalam Al-Qur’an
Jumlah ayat dalam Al-Qur’an yang paling umum digunakan di Indonesia adalah:
6.236 Ayat
Namun, sebagian ulama memiliki pendapat yang sedikit berbeda, seperti:
- 6.214 ayat
- 6.219 ayat
- 6.225 ayat
Mengapa Terjadi Perbedaan?
Perbedaan ini terjadi karena beberapa hal:
1. Perbedaan Cara Menghitung Basmalah
- Sebagian ulama menghitung “Bismillahirrahmanirrahim” sebagai ayat tersendiri di setiap surat
- Sebagian lainnya tidak menghitungnya (kecuali di Surat Al-Fatihah)
2. Perbedaan Qira’at
Setiap wilayah memiliki tradisi qira’at yang berbeda, seperti:
- Qira’at Kufah
- Qira’at Madinah
- Qira’at Basrah
- Qira’at Syam
Namun penting dipahami: Perbedaan ini tidak mengubah isi Al-Qur’an sama sekali
Dalil Keaslian dan Keutuhan Al-Qur’an
Allah SWT menjamin bahwa Al-Qur’an akan selalu terjaga:
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami pula yang menjaganya.”
(QS. Al-Hijr: 9)
Ayat ini menjadi dasar keyakinan umat Islam bahwa:
- Tidak ada ayat yang hilang
- Tidak ada ayat yang ditambahkan
- Al-Qur’an tetap asli hingga hari kiamat
Pembagian Surat dalam Al-Qur’an
Surat dalam Al-Qur’an dibagi menjadi dua kategori utama:
1. Surat Makkiyah
Yaitu surat yang diturunkan sebelum hijrah Nabi Muhammad ﷺ ke Madinah.
Ciri-cirinya:
- Membahas tauhid (keesaan Allah)
- Mengandung kisah para nabi
- Menekankan keimanan dan hari akhir
Contoh: Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas
baca juga : https://tembungcity.com/keutamaan-membaca-dua-ayat-terakhir-al-baqarah-sebelum-tidur/
2. Surat Madaniyah
Yaitu surat yang diturunkan setelah hijrah.
Ciri-cirinya:
- Berisi hukum syariat
- Mengatur kehidupan sosial
- Membahas jihad dan muamalah
Contoh: Al-Baqarah, An-Nisa, Al-Maidah
Urutan Surat dan Ayat Bersifat Tauqifi
Para ulama menjelaskan bahwa urutan ayat dan surat dalam Al-Qur’an bersifat tauqifi, yaitu ditetapkan langsung oleh Allah SWT melalui wahyu kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Rasulullah ﷺ kemudian mengajarkan susunan tersebut kepada para sahabat.
Hadits Tentang Keutamaan Membaca Ayat Al-Qur’an
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan.”
(HR. Tirmidzi)
Dalam hadits lain disebutkan:
اقْرَؤُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.”
(HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa setiap ayat dalam Al-Qur’an memiliki keutamaan luar biasa.
Fakta Menarik Tentang Surat dan Ayat Al-Qur’an
Berikut beberapa fakta menarik yang perlu Anda ketahui:
📌 Surat Terpanjang Al-Baqarah (286 ayat)
📌 Surat Terpendek Al-Kautsar (3 ayat)
📌 Ayat Terpanjang QS. Al-Baqarah: 282 (tentang utang piutang)
📌 Ayat Terpendek Seperti: مُدْهَامَّتَانِ (QS. Ar-Rahman: 64)
Pentingnya Memahami Struktur Al-Qur’an
Mengetahui jumlah surat dan ayat bukan sekadar pengetahuan biasa, tetapi memiliki manfaat besar:
- Membantu dalam menghafal Al-Qur’an
- Mempermudah memahami tafsir
- Menambah kecintaan terhadap Al-Qur’an
- Menjadi dasar dalam mempelajari ilmu tajwid dan qira’at
Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan:
- Jumlah surat dalam Al-Qur’an adalah 114 surat
- Jumlah ayat yang umum digunakan adalah 6.236 ayat
- Perbedaan jumlah ayat disebabkan oleh metode penghitungan, bukan isi yang berbeda
- Al-Qur’an dijaga langsung oleh Allah SWT dan tidak akan berubah
Penutup
Al-Qur’an bukan hanya sekadar kitab untuk dibaca, tetapi juga untuk dipahami dan diamalkan. Mengetahui jumlah surat dan ayat di dalamnya seharusnya menjadi motivasi bagi kita untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat hidup kita—dibaca setiap hari, dipahami maknanya, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga kita termasuk golongan orang yang mendapatkan syafaat Al-Qur’an di hari kiamat. Aamiin.
1 thought on “Dalam Al-Qur’an Ada Berapa Surat dan Ayat ?”