
Membaca Al-Qur’an bukan hanya sekadar ibadah lisan, tetapi juga menjadi cahaya yang menerangi kehidupan seorang Muslim di dunia hingga akhirat. Di antara surat yang memiliki keutamaan luar biasa adalah Surat Al-Baqarah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah ﷺ yang diriwayatkan oleh Abu Umamah.
Teks Hadits (Arab)
اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ: الْبَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ؛ فَإِنَّهُمَا يَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ، أَوْ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ يُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ؛ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَاحَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ
Latin
Iqra’ū az-zahrāwain: al-Baqarah wa Āli ‘Imrān, fa innahumā ya’tiyāni yaumal-qiyāmati ka annahumā ghayāyatān, aw ka annahumā ghamāmatān aw ka annahumā firqāni min ṭayrin ṣawāff yuḥājjāni ‘an aṣḥābihimā. Iqra’ū sūratal-Baqarah, fa inna akhdzahā barakah wa tarkahā ḥasrah, wa lā tastaṭī‘uhal-baṭalah.
Artinya :
“Bacalah dua surat yang bercahaya, yaitu Al-Baqarah dan Ali ‘Imran. Karena keduanya akan datang pada hari Kiamat seperti dua naungan, atau seperti dua awan, atau seperti dua kelompok burung yang membentangkan sayapnya, yang akan membela para pembacanya. Bacalah Surat Al-Baqarah, karena mengambilnya adalah keberkahan, dan meninggalkannya adalah kerugian. Dan para pelaku kebatilan (tukang sihir) tidak mampu menandinginya.”
(HR. Ahmad)
Dalam Tafsir ats-Tsa‘labi diterangkan keutamaan membaca surat Al-Baqarah diutamakan sekali membacanya pada malam Jumat, “Siapa saja yang membaca surat al-Baqarah dan surat Ali ‘Imran pada malam Jumat maka pada hari Kiamat akan digantikan untuknya sayap-sayap yang terbang membawa keduanya di atas Ash-Shirath.” (Lihat: Tafsir Ats-Tsa‘labi, jilid 3, hal. 5)
Makna “Az-Zahrawain” (Dua Cahaya)
Dalam hadits ini, Rasulullah ﷺ menyebut Surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran sebagai “Az-Zahrawain”, yang berarti dua yang bercahaya. Ini menunjukkan bahwa kedua surat tersebut memiliki kedudukan tinggi karena kandungannya yang penuh petunjuk, hukum, dan cahaya iman.
Surat Al-Baqarah sendiri merupakan surat terpanjang dalam Al-Qur’an, berisi berbagai hukum penting, kisah umat terdahulu, serta prinsip-prinsip keimanan yang kokoh.
1. Menjadi Pelindung di Hari Kiamat
Hadits ini menggambarkan bahwa Al-Baqarah dan Ali ‘Imran akan hadir pada hari Kiamat dalam bentuk:
- Naungan yang menaungi
- Awan yang melindungi
- Burung yang membela
Makna ini menunjukkan bahwa orang yang rutin membaca dan mengamalkannya akan mendapatkan syafaat dan perlindungan dari Al-Qur’an di hari yang sangat berat.
baca juga : https://tembungcity.com/surat-al-mulk/
2. Sumber Keberkahan dalam Kehidupan
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Mengambilnya adalah keberkahan…”
Artinya, membaca, menghafal, dan mengamalkan Surat Al-Baqarah akan mendatangkan banyak keberkahan, seperti:
- Ketenangan hati
- Dilapangkan rezeki
- Dijaga dari gangguan setan
- Dikuatkan iman
Keberkahan ini tidak hanya dirasakan di akhirat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
3. Meninggalkannya Membawa Kerugian
Sebaliknya, Rasulullah ﷺ mengingatkan:
“…dan meninggalkannya adalah penyesalan.”
Orang yang meninggalkan Surat Al-Baqarah akan kehilangan banyak keutamaan besar. Ia seperti melewatkan sumber kekuatan spiritual yang sangat kuat dalam hidupnya.
4. Perlindungan dari Sihir dan Kebatilan
Bagian akhir hadits menyebutkan:
“…dan para pelaku kebatilan tidak mampu menandinginya.”
Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah tukang sihir tidak mampu menembus perlindungan dari Surat Al-Baqarah. Hal ini menunjukkan bahwa surat ini memiliki kekuatan sebagai benteng dari:
- Sihir
- Gangguan jin
- Energi negatif
Dalam hadits lain juga disebutkan bahwa rumah yang dibacakan Surat Al-Baqarah tidak akan dimasuki setan.
5. Cara Mengamalkan Surat Al-Baqarah
salah satu cara untuk mendapatkan keutamaan dalam membaca surat Al-Baqarah, seorang Muslim bisa mulai dengan:
- Membaca secara rutin, walau sedikit demi sedikit
- Membacanya di rumah untuk keberkahan
- Menghafal ayat-ayat penting seperti Ayat Kursi
- Mengamalkan kandungannya dalam kehidupan
Konsistensi lebih penting daripada banyak tetapi jarang.
Penutup
Surat Al-Baqarah bukan sekadar surat panjang dalam Al-Qur’an, tetapi merupakan sumber cahaya, pelindung, dan keberkahan bagi siapa saja yang membacanya dengan iman dan istiqamah. Hadits Nabi ﷺ ini menjadi motivasi kuat agar kita tidak meninggalkannya.
Semoga kita termasuk orang-orang yang dimuliakan oleh Al-Qur’an, dibela di hari Kiamat, dan mendapatkan keberkahannya di dunia serta akhirat. Aamiin.