
Dalam ajaran Islam, kematian bukanlah akhir dari kehidupan, melainkan perpindahan dari alam dunia menuju alam barzakh. Ketika seseorang meninggal, ruh akan berpisah dari jasadnya. Namun, muncul pertanyaan yang sering dibahas: apakah orang yang telah meninggal masih bisa melihat atau mengetahui keadaan keluarganya yang masih hidup?
Hakikat Ruh Adalah Urusan Allah
Perkara ruh merupakan sesuatu yang sangat gaib dan hanya diketahui oleh Allah SWT. Manusia tidak diberi pengetahuan yang luas tentang hal ini.
Allah SWT berfirman:
Arab:
وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا
Wa yas’alūnaka ‘anir-rūḥ, qulir-rūḥu min amri rabbī wa mā ūtītum minal ‘ilmi illā qalīlā.
Artinya:
“Mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (QS. Al-Isra: 85)
Ayat ini menegaskan bahwa hakikat ruh tidak bisa dijelaskan secara pasti oleh manusia.
Pendapat Ulama: Mayit Mengetahui Amal Keluarganya
Sebagian ulama menjelaskan bahwa orang yang sudah meninggal dapat mengetahui keadaan keluarganya di dunia, khususnya amal perbuatan mereka.
Hadits Thabrani
وإن أعمالكم تعرض على أقاربكم وعشائركم فإن كان خيراً فرحوا واستبشروا وقالوا اللهم هذا اللهم ألهمه عملا صالحا ترضى به عنه وتقربه إليك. رواه الطبراني
Artinya: Sungguh amal kalian disampaikan pada keluarga dan kawan. Jika amal baik, maka mereka bahagia. Kata mereka: Ya Allah beri ilham padanya amal shalih yang Engkau ridhai. (HR Thabrani)
Jika amal tersebut baik, mereka akan merasa senang. Namun jika buruk, mereka merasa sedih dan berharap agar keluarganya diberi petunjuk.
dapat diartikan bahwa orang yang meninggal sangat berharap kepada keluarga yang masih hidup dari amalan amalan mereka, harapan inilah yang diartikan terjadi komunikasi antara yang sudah meninggal dengan yang masih hidup.
Ruh Orang Meninggal Saling Berkomunikasi
Menurut penjelasan ulama seperti Ibnu Qayyim, ruh orang yang telah meninggal dapat saling bertemu dan bertanya tentang keadaan orang yang masih hidup.
Mereka digambarkan seperti sekelompok musafir yang saling bertanya kabar tentang orang lain.
Hal ini menunjukkan adanya bentuk interaksi di alam barzakh, meskipun hakikatnya tetap termasuk perkara gaib.
baca juga : https://tembungcity.com/qunut-menurut-4-mazhab/
Pertemuan Ruh Bisa Terjadi dalam Mimpi
Ada pula riwayat yang menjelaskan bahwa ruh orang hidup dapat bertemu dengan ruh orang yang telah meninggal melalui mimpi.
Dalam kondisi tidur:
- Ruh orang hidup “naik” sementara
- Ruh orang mati tetap berada di alamnya
- Keduanya bisa saling mengenal dan berinteraksi
Namun setelah bangun, ruh orang hidup kembali ke jasadnya hingga datang ajal.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan:
- Hakikat ruh adalah rahasia Allah SWT
- Ada pendapat ulama bahwa orang meninggal bisa mengetahui amal keluarganya
- Ruh orang meninggal bisa saling bertemu dan berkomunikasi
- Pertemuan dengan ruh juga bisa terjadi dalam mimpi
- Namun semua ini termasuk perkara gaib yang tidak bisa dipastikan secara mutlak
Oleh karena itu, sikap terbaik adalah meyakini apa yang pasti dalam syariat dan tidak berspekulasi berlebihan tentang hal gaib.