
Ar-Rahman dan Ar-Rahim adalah dua nama Allah (Asmaul Husna) yang berasal dari akar kata rahmat, yang umum diartikan sebagai “Yang Maha Pengasih” dan “Maha Penyayang”. Makna Ar-rahman dan Ar-rahim, Ar-Rahman berarti rahmat-Nya luas untuk semua makhluk (di dunia), sedangkan Ar-Rahim berarti kasih sayang khusus-Nya bagi orang beriman (terutama di akhirat)
Lafadz “Ar-Rahmānir-Rahīm” terdapat dalam Surat Al-Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
dan juga pada ayat berikutnya:
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
“Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
(QS. Al-Fatihah: 1–3)
✨ Makna “Ar-Rahmān” dan “Ar-Rahīm”
Para ulama tafsir menjelaskan bahwa kedua nama Allah ini berasal dari kata rahmah (kasih sayang), namun memiliki makna yang berbeda:
1. Ar-Rahmān (الرَّحْمَٰن)
- Kasih sayang Allah yang luas dan menyeluruh
- Diberikan kepada seluruh makhluk, baik mukmin maupun kafir di dunia
2. Ar-Rahīm (الرَّحِيم)
- Kasih sayang Allah yang khusus dan berkelanjutan
- Dikhususkan bagi orang-orang beriman, terutama di akhirat
baca juga : https://tembungcity.com/doa-qunut/
📚 Pendapat Ulama tentang Makna Ar-rahman dan Ar-rahim
1. pendapat Imam At-Thabari tentang makna Ar-rahman dan Ar-rahim
Beliau menjelaskan:
الرَّحْمَٰنُ عَامٌّ فِي جَمِيعِ الْخَلْقِ، وَالرَّحِيمُ خَاصٌّ بِالْمُؤْمِنِينَ
“Ar-Rahman mencakup seluruh makhluk, sedangkan Ar-Rahim khusus bagi orang-orang beriman.”
2. Pendapat Imam Al-Qurthubi tentang makna Ar-rahman dan Ar-rahim
Beliau mengatakan:
الرَّحْمَٰنُ أَبْلَغُ مِنَ الرَّحِيمِ، لِأَنَّهُ يَدُلُّ عَلَى سَعَةِ الرَّحْمَةِ
“Ar-Rahman lebih kuat maknanya daripada Ar-Rahim, karena menunjukkan luasnya rahmat Allah.”
3. Pendapat Imam Ibn Katsir tentang makna Ar-rahman dan Ar-rahim
Beliau menjelaskan:
الرَّحْمَٰنُ هُوَ الَّذِي وَسِعَتْ رَحْمَتُهُ كُلَّ شَيْءٍ، وَالرَّحِيمُ بِالْمُؤْمِنِينَ
“Ar-Rahman adalah yang rahmat-Nya meliputi segala sesuatu, dan Ar-Rahim khusus bagi orang-orang beriman.”
4. Pendapat Fakhruddin Ar-Razi
Beliau menambahkan bahwa:
- Ar-Rahman berkaitan dengan rahmat Allah di dunia
- Ar-Rahim berkaitan dengan rahmat Allah di akhirat
🕌 Dalil Pendukung dari Al-Qur’an
Allah ﷻ berfirman:
وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ
“Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu.”
(QS. Al-A’raf: 156)
Dan juga:
وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا
“Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.”
(QS. Al-Ahzab: 43)
🤲 Hikmah Penyebutan “Ar-Rahmānir-Rahīm”
- Menumbuhkan harapan (raja’) kepada rahmat Allah
- Mengajarkan kasih sayang dalam kehidupan sesama manusia
- Menyeimbangkan rasa takut dan harap dalam beribadah
- Mengingatkan bahwa Islam adalah agama rahmat, bukan kekerasan
🌙 Penutup
Lafadz “Ar-Rahmānir-Rahīm” dalam Surat Al-Fatihah bukan sekadar pengulangan, tetapi penegasan bahwa seluruh kehidupan manusia berada dalam naungan kasih sayang Allah ﷻ.
Dengan memahami hal ini , seorang Muslim akan semakin yakin bahwa Allah Maha Pengasih dan Penyayang, serta terdorong untuk menebarkan kasih sayang kepada sesama. Allah saja maha pengasih lagi maha penyanyang kenapa kita tidak melakukan apa yang di perintahkan Allah Swt untuk mempunyai sifat tersebut.
Semoga kita termasuk hamba yang selalu merasakan dan menyebarkan rahmat Allah