
Medan, Tembungcity.com-Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, dipadati kendaraan yang mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM), Kamis (5/3/2026) malam.
Antrean terjadi setelah beredar isu kelangkaan BBM akibat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Antrean di sejumlah SPBU
Dari Pantaun sekitar pukul 21.30 WIB, antrean kendaraan tampak di sejumlah SPBU, antara lain di Jalan Katamso, Jalan AH Nasution, Jalan Brigjen Hamid, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Air Hakim, Jalan Karya Wisata, Simpang Glugur, serta SPBU di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Padang Bulan.
Di SPBU Padang Bulan, antrean mobil dan sepeda motor bahkan mengular hingga sekitar 10 meter melewati gerbang SPBU.
Seorang pengendara bernama Bandi mengaku sempat berniat mengisi BBM setelah mendengar informasi bahwa stok BBM akan langka.
“Ada yang bilang stok BBM tinggal 21 hari lagi, makanya saya ke sini, saya mau isi Pertalite, takut langka. Tapi begitu sampai SPBU ramai sekali yang antre. Karena saya kebetulan kerja masuk malam, saya tinggal pergilah, mudah-mudahan besok pagi enggak ramai,” ujar Andi kepada Kompas.com. Antrean panjang juga terlihat di SPBU Jalan Katamso. Kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi area SPBU hingga antreannya meluber ke badan jalan.
Warga ikut mengisi untuk antisipasi
Pengendara sepeda motor lainnya, Ahmad, mengatakan awalnya ia tidak mengetahui adanya isu kelangkaan BBM. Namun, setelah melihat antrean panjang di SPBU, ia memutuskan ikut mengisi bahan bakar. “Saya awalnya enggak tahu ada isu kelangkaan BBM ini, tapi ya untuk antisipasi siapa tahu benar, saya isi saja minyak di sini,” katanya. Pengendara lain bernama JUlfi berharap isu tersebut tidak benar. Ia sempat mengantre di SPBU Jalan Air Hakim, tetapi akhirnya membatalkan niatnya karena antrean terlalu panjang.
“Ramai kali mau lebih 2 jam menunggu, tadi enggak jadi aku ngisi Pertalite, pas waktu subuh aja lah nanti isinya. Mudah-mudahan isu itu tidak benar dan warga enggak panic buying gini,” ujarnya.
STOK BBM aman
Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani, memastikan stok BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Ia menyebutkan pasokan energi dijaga agar tetap tersedia selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” ujar Fahrougi. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun elpiji karena melanggar ketentuan yang berlaku dan dapat berujung konsekuensi hukum.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi, Pertamina juga melakukan penguatan layanan distribusi. “Antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi. Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman dan terukur,” ujarnya.
Sumber : KOMPAS.com