
Menjadi seorang hafidz Al-Qur’an adalah cita-cita mulia bagi setiap muslim. Selain menjaga kalam Allah, para penghafal Al-Qur’an juga memiliki keutamaan besar di dunia dan akhirat. Banyak dalil dari hadits Nabi ﷺ serta penjelasan para ulama yang menegaskan kemuliaan ini.
1. Al-Qur’an Akan Memberi Syafaat di Hari Kiamat
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya.”
(HR. Muslim)dalam hadits lain dikatakan :
مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَحَفِظَهُ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ ، وَشَفَّعَهُ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ، كُلُّهُمْ قَدِ اسْتوْجَبَ النَّارَ
Teks Hadits (Latin):
Man qara-al qur’aana wa haafizhah, adkhalahullaahul jannata, wa syaffa’ahu fii ‘asysyaratin min ahli baitihi, kulluhum qadistawjaban naar.
📖 Penjelasan ulama:
Menurut Imam An-Nawawi, hadits ini menunjukkan bahwa orang yang membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an akan mendapatkan pertolongan di hari kiamat. Syafaat ini menjadi sebab keselamatan dari azab.
baca juga : https://tembungcity.com/apa-itu-sujud-sajadah-penjelasannya/
2. Derajat Tinggi di Surga Sesuai Hafalan
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Akan dikatakan kepada ahli Al-Qur’an: Bacalah, naiklah, dan tartillah sebagaimana engkau membaca di dunia, karena kedudukanmu berada pada ayat terakhir yang engkau baca.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
📖 Penjelasan ulama:
Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan tingginya derajat para hafidz di surga. Semakin banyak hafalan dan semakin baik bacaannya, maka semakin tinggi pula kedudukannya.
3. Memberi Syafaat bagi Orang Tua dan Keluarga
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa membaca Al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota dari cahaya…”
(HR. Abu Dawud)
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa seorang hafidz dapat memberi syafaat kepada keluarganya.
📖 Penjelasan ulama:
Menurut Syaikh Al-Albani, hadits tentang mahkota untuk orang tua adalah hasan dan menunjukkan besarnya manfaat hafalan Al-Qur’an bagi keluarga.
Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa syafaat kepada keluarga berlaku bagi mereka yang beriman, sebagai bentuk kemuliaan bagi penjaga Al-Qur’an.
4. Termasuk Ahlullah (Keluarga Allah)
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia.” Para sahabat bertanya, “Siapa mereka?” Beliau menjawab, “Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya.”
(HR. Ahmad)
📖 Penjelasan ulama:
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa yang dimaksud “keluarga Allah” adalah orang-orang yang memuliakan Al-Qur’an dengan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkannya.
5. Orang Terbaik di Antara Umat
Rasulullah ﷺ bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari)
📖 Penjelasan ulama:
Menurut Imam Asy-Syafi’i, hadits ini mencakup seluruh bentuk interaksi dengan Al-Qur’an, termasuk menghafalnya. Hafidz yang mengajarkan hafalannya kepada orang lain termasuk golongan terbaik.
6. Al-Qur’an Mengangkat Derajat Seseorang
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Al-Qur’an dan merendahkan yang lain dengannya.”
(HR. Muslim)
📖 Penjelasan ulama:
Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan bahwa kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh nasab atau harta, tetapi oleh sejauh mana ia berpegang pada Al-Qur’an.
7. Catatan Penting: Tidak Otomatis Masuk Surga
Perlu diluruskan, menjadi hafidz Al-Qur’an bukan jaminan mutlak masuk surga tanpa syarat.
📖 Penjelasan ulama:
Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa ilmu tanpa amal bisa menjadi hujjah (bukti) yang memberatkan seseorang.
Artinya, seorang hafidz harus:
- Mengamalkan isi Al-Qur’an
- Menjaga akhlak
- Ikhlas karena Allah
Tanpa itu, hafalan tidak akan memberi manfaat maksimal di akhirat.
Kesimpulan
Keutamaan hafidz Al-Qur’an sangat besar, di antaranya:
- Mendapat syafaat dari Al-Qur’an
- Derajat tinggi di surga
- Memberi syafaat kepada orang tua dan keluarga
- Termasuk golongan pilihan (Ahlullah)
- Menjadi manusia terbaik
Namun, semua keutamaan ini harus disertai dengan iman, keikhlasan, dan pengamalan.
1 thought on “Hafidz Al-Qur’an, Memberi syafaat 10 orang keluarga”