
Ketika menunaikan zakat fitrah, seorang Muslim juga dianjurkan memohon kepada Allah agar amalnya diterima.
Salah satu doa yang sering dibaca adalah:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا
Allahumma taqabbal minna
Artinya:
Ya Allah, terimalah amal ibadah kami.
Doa ini mencerminkan kerendahan hati seorang hamba yang berharap amalnya diterima oleh Allah.
Doa dari Penerima Zakat
Penerima zakat juga dianjurkan mendoakan orang yang memberikan zakat. Hal ini sesuai dengan perintah Allah dalam Al-Qur’an:
“Dan doakanlah mereka, karena sesungguhnya doamu itu menenangkan jiwa mereka.”
(QS. At-Taubah: 103)
Salah satu doa yang dianjurkan adalah:
آجَرَكَ اللَّهُ فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَبَارَكَ لَكَ فِيمَا أَبْقَيْتَ، وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُورًا
‘Ajarakallahu piima ‘akthoina wabaroka laka piimaa abqoita waja’alahu thohuuron
Artinya:
Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahi harta yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.
baca juga : https://tembungcity.com/mungkinkah-1-syawwal-2026-di-indonesia-akan-berbeda-ini-penjelasan-ahli/
Berikut bacaan lengkap niat zakat fitrah sesuai peruntukannya:
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an nafsi fardhan lillahi taala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an zaujati fardhan lillahi taala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an waladi fardhan lillahi taala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an binti fardhan lillahi taala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jamii ma yalzimuniy nafaqatuhum syaran fardhan lillahi taala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku.”
6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an (….) fardhan lillahi taala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Adapun Bacaan doa zakat fitrah dalam tulisan latin adalah sebagai berikut:
“Ajara kallahu fiima a’thaita, wa baraka laka fiima abqaita, wa ja’alahu laka thuuran.”
Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang telah engkau berikan, memberkahi apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.”
Waktu Menunaikan Zakat Fitrah
Waktu yang paling utama untuk menunaikan zakat fitrah adalah sebelum salat Idul Fitri.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa menunaikannya sebelum salat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Namun barang siapa menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah biasa.”
(HR. Abu Dawud)
Karena itu, umat Islam dianjurkan menunaikan zakat fitrah sejak akhir Ramadan agar dapat segera disalurkan kepada yang berhak.
Kesimpulan
Zakat fitrah adalah kewajiban penting bagi umat Islam yang dilaksanakan menjelang Idul Fitri. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, zakat juga berfungsi membersihkan jiwa dan membantu sesama.
Dengan membaca niat dan doa saat menunaikan zakat fitrah, seorang Muslim menunjukkan keikhlasan dan harapan agar amal ibadahnya diterima oleh Allah. Melalui ibadah ini, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam Islam dapat semakin terwujud di tengah masyarakat.
sumber :
https://kotasemarang.baznas.go.id/
Darussalam