
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bapak Bahlil Lahadalia ingin memastikan proyek Blok Masela berjalan setelah puluhan tahun tertunda. Bahlil Berangkat ke jepang dalam agenda bertemu dengan CEO INPEX perusahaan energi Jepang di Tokyo, dalam kesempatan itu beliau mendorong agar proyek gas raksasa di Laut Arafura itu segera masuk tahap keputusan investasi akhir.
Merespon pernyataan Bahlil, CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda juga menyampaikan komitmennya. CEO Inpex tersebut berkomitmen untuk segera menyelesaikan Proyek Abadi Masela tersebut.
“Terima kasih banyak, Pak Menteri, untuk kemurahan hati dan komitmennya untuk mendukung proyek ini. Karena ini bukan hanya isu buat saya pribadi, tapi kami segera jajaran Inpex memiliki komitmen juga untuk mempercepat realisasi Abadi ini, termasuk ini saya sudah 12 tahun mengerjakan Abadi,” ungkap Takayuki Ueda.
baca juga : https://tembungcity.com/ingin-tahu-jadwal-operasional-bank-selama-ramadan-dan-lebaran-2026-ini-infonya/
“Bukan hanya Pak Menteri, tetapi juga kami memiliki komitmen yang sama untuk segera mengerjakan Abadi. Dan setelah berdiskusi dengan Pak Menteri, kami semakin semangat lagi untuk mempercepat penyelesaian proyek Abadi ini,” tambahnya.
Dari sisi administratif, kemajuan proyek ini semakin solid dengan tuntasnya sejumlah perizinan krusial pada awal 2026. Persetujuan Lingkungan dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) telah diterbitkan pada 13 Februari 2026, menyusul persetujuan pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan pada Januari 2026.
semoga bermanfaat….
sumber : https://kumparan.com/