
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang di dalamnya umat Islam berlomba-lomba meningkatkan ibadah. Puasa, shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan berbagai amal kebaikan dilakukan untuk meraih ridha Allah. Namun, ada satu ibadah yang menjadi penutup dan penyempurna ibadah Ramadhan, yaitu zakat fitrah. Zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban bagi setiap Muslim, tetapi juga menjadi sarana untuk menyucikan harta dan menyempurnakan ibadah puasa.
Pengertian Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Zakat ini bertujuan untuk membersihkan diri dari kesalahan selama berpuasa serta membantu fakir miskin agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan pada hari raya.
Biasanya zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok seperti beras sebanyak 1 sha’ (sekitar 2,5–2,7 kg) atau dapat juga diganti dengan nilai uang yang setara, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di suatu daerah.
Dalil Al-Qur’an tentang Zakat
Perintah untuk menunaikan zakat banyak disebutkan dalam Al-Qur’an. Salah satunya dalam firman Allah:
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ ١٠٣
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.”
(QS. At-Taubah: 103)
Ayat ini menjelaskan bahwa zakat memiliki fungsi untuk membersihkan dan menyucikan harta serta jiwa. Dengan menunaikan zakat, seorang Muslim tidak hanya berbagi dengan sesama, tetapi juga membersihkan dirinya dari sifat kikir dan cinta dunia yang berlebihan.
Dalil Hadits tentang Zakat Fitrah
Kewajiban zakat fitrah dijelaskan dalam hadits Rasulullah ﷺ. Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata:
“Rasulullah ﷺ mewajibkan zakat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas setiap Muslim, baik budak maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa zakat fitrah wajib bagi setiap Muslim tanpa memandang usia maupun status sosial.
Dalam hadits lain dijelaskan hikmah dari zakat fitrah:
“Zakat fitrah itu sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan kotor, serta sebagai makanan bagi orang miskin.”
(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Dari hadits ini dapat dipahami bahwa zakat fitrah memiliki dua tujuan utama:
- Menyucikan orang yang berpuasa dari kesalahan yang mungkin terjadi selama Ramadhan.
- Membantu fakir miskin, sehingga mereka juga dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.
baca juga : https://tembungcity.com/doa-yang-di-ajarkan-nabi-muhammad-pada-lailatul-qadar/
Hikmah Zakat Fitrah
Zakat fitrah memiliki banyak hikmah dan manfaat, di antaranya:
- Menyempurnakan ibadah puasa
Selama berpuasa, manusia mungkin melakukan kesalahan seperti berkata tidak baik atau melakukan hal yang kurang bermanfaat. Zakat fitrah menjadi penyempurna ibadah tersebut. - Membersihkan harta
Dengan berbagi sebagian harta kepada yang membutuhkan, seorang Muslim belajar untuk tidak terlalu mencintai harta dan lebih peduli kepada sesama. - Menumbuhkan rasa kepedulian sosial
Zakat fitrah mengajarkan umat Islam untuk saling membantu, terutama kepada fakir dan miskin. - Menciptakan kebahagiaan di hari raya
Dengan adanya zakat fitrah, kaum dhuafa juga dapat merasakan kebahagiaan Idul Fitri bersama umat Islam lainnya.
baca : https://tembungcity.com/tanda-orang-yang-mendapatkan-lailatul-qadar-syekh-abdul-qadir-al-jailani/
Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah
Zakat fitrah sebaiknya ditunaikan sebelum shalat Idul Fitri. Jika dikeluarkan setelah shalat Id, maka nilainya menjadi sedekah biasa, bukan zakat fitrah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa menunaikannya sebelum shalat Id, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barang siapa menunaikannya setelah shalat Id, maka itu hanyalah sedekah biasa.”
(HR. Abu Dawud)
Penutup
Zakat fitrah merupakan ibadah yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan seorang Muslim. Selain sebagai kewajiban, zakat fitrah juga menjadi sarana untuk menyucikan harta, membersihkan jiwa, serta menyempurnakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Dengan menunaikannya dengan ikhlas, kita tidak hanya mendapatkan pahala dari Allah, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Oleh karena itu, mari kita tunaikan zakat fitrah dengan penuh keikhlasan agar ibadah Ramadhan kita semakin sempurna dan keberkahan Idul Fitri dapat dirasakan oleh seluruh umat.
sumber : https://quran.nu.or.id/at-taubah/103
1 thought on ““Sucikan Harta, Sempurnakan Ibadah dengan Zakat Fitrah””