
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.
Orang yang akan beriti’kap sewaktu dia masuk masjid maka hendaklah dia berniat dengan lafal niatnya:
“Nawaitu an a’takifa fii hadzal masjidi lillahi ta’ala”
(Saya berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala).
I’tikaf dilaksanakan di masjid (terutama yang digunakan untuk shalat berjamaah atau shalat Jum’at) waktu paling baik saat bulan Ramadhan i’tikaf adalah di 10 malam terakhir Ramadhan, dimulai sejak matahari terbenam pada malam ke-21 hingga akhir Ramadhan
sewaktu dimalam masjid sedang I’tikaf hendaklah Fokus beribadah, menghindari perbincangan duniawi yang tidak perlu, dan tidak keluar masjid kecuali untuk urusan darurat seperti makan atau buang hajat.
baca juga : https://tembungcity.com/malam-lailatur-qadar-pengertian-ciri-amalan-keutamaan/
Amalan orang yang I’tikaf
Amalan utama orang yang beri’tikaf (mu’takif) adalah berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan untuk mengejar Lailatul Qadar. Aktivitas utamanya meliputi memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, shalat sunnah (tahiyatul masjid, tahajud, hajat), berdzikir, beristighfar, berdoa, serta merenungi diri (muhasabah).
baca juga : https://tembungcity.com/mengapa-idul-fitri-disebut-hari-kemenangan/
Berikut adalah rincian amalan saat i’tikaf:
- Membaca dan Tadarus Al-Qur’an: Menggunakan waktu untuk mengkhatamkan atau membaca Al-Qur’an secara khusyuk.
- Shalat Sunnah: Melaksanakan shalat sunnah mutlak, shalat malam, atau shalat tahiyatul masjid setiap masuk masjid.
- Dzikir dan Doa: Memperbanyak zikir (tasbih, tahmid, tahlil) dan doa, terutama doa memohon ampunan pada malam Lailatul Qadar.
- Muhasabah: Merenungi dosa dan memperbaiki diri (introspeksi diri).
- Mempelajari Ilmu Agama: Membaca buku-buku agama, tafsir, hadis, atau mengikuti kajian keislaman di masjid.
- Meninggalkan Urusan Duniawi: Fokus beribadah dan mengurangi perbincangan yang tidak perlu.
1 thought on “TATA CARA I’TIKAF DI SEPULUH MALAM TERAKHIR RAMADHAN”